SaaS Operasional
Workflow multi-tenant untuk operasi, approval, dan reporting.

Tim yang ingin mengubah proses berulang menjadi produk software yang dapat dipakai banyak organisasi.
Setiap tenant memiliki ruang kerja aman dengan proses yang konsisten dan dapat diaudit.
Satu sistem yang terbaca utuh.
Semua tahap, batas operasi, dan checkpoint terlihat dalam satu peta.
Fondasi workspace
Siklus operasi
Tenant, plan, identitas organisasi, dan pemilik akun disiapkan.
Fitur mengikuti sistem.
Kelompok kemampuan menjaga scope tetap terbaca dan dapat diuji.
Workspace
Fondasi tenant, anggota, role, dan konfigurasi.

Kontrol sebelum otomatisasi.
AI, integrasi, data, dan checkpoint manusia dibaca sebagai satu control plane.
AI dan keputusan
Pengguna menyetujui perubahan yang memengaruhi status, pelanggan, atau data penting.
Pemilik proses memvalidasi interpretasi dan tindakan yang diambil.
Integrasi
Email, social login, SSO, dan provisioning dipilih sesuai profil pelanggan.
Provider subscription menjadi kandidat integrasi berdasarkan mata uang dan model harga.
CRM, support, warehouse, accounting, atau data warehouse dapat dihubungkan melalui adapter.
Lapisan sistem
Workspace pelanggan, admin platform, dan onboarding.
Workflow inti, policy, billing, job, dan notification.
Isolasi tenant, audit, observability, dan konektor eksternal.
Fondasi dibangun lebih dulu.
Output delivery dan roadmap disusun sebagai urutan build, bukan daftar janji.
Output yang dibawa pulang
Domain map dan tenant model
Design system product dan platform admin
Permission matrix dan billing rules
Codebase, test suite, deployment, observability, dan handoff
Fondasi
- Tenant, onboarding, role, workflow, dan reporting
- Audit, notification, import, dan export
Opsional
- Billing usage, SSO, dan webhook
- Template workflow dan konfigurasi lanjutan
Segera hadir
- Asisten operasi berbasis permission
- Evaluasi workflow dari event historis